Tugas dan Tanggung Jawab
Technical Officer (Forestry) akan melapor langsung kepada National Project Manager. Pemegang jabatan akan bekerja dalam koordinasi erat dengan mitra pemerintah terkait, termasuk unit teknis di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan, serta instansi di tingkat daerah (misalnya DLHK dan Bappeda).
Technical Officer bertanggung jawab memberikan dukungan teknis dan koordinasi dalam implementasi program REDD+, operasionalisasi NDC (Nationally Determined Contribution) di tingkat subnasional, serta inisiatif kesiapan pasar karbon, termasuk yang berkaitan dengan perhutanan sosial dan pengelolaan hutan adat (Masyarakat Hukum Adat/MHA). Tugas ini mencakup dukungan terhadap perencanaan, pengumpulan data, pemantauan dan pelaporan, serta kontribusi dalam pengembangan masukan teknis dan produk pengetahuan.
Pemegang jabatan akan bekerja sama secara erat dengan tim program dan operasional UNDP untuk memastikan pelaksanaan kegiatan yang efektif, pelaporan yang tepat waktu, serta kepatuhan terhadap aturan dan prosedur UNDP. Peran ini juga mencakup keterlibatan dengan pemerintah, mitra pembangunan, organisasi masyarakat sipil, dan institusi akademik guna memperkuat koordinasi multipemangku kepentingan serta mendukung implementasi di tingkat nasional dan subnasional.
Technical Officer juga akan memastikan seluruh kegiatan proyek selaras dengan kebijakan dan prioritas nasional serta standar UNDP, termasuk penerapan perlindungan sosial dan lingkungan (safeguards) serta prinsip Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial (GESI) untuk mendorong aksi iklim yang inklusif dan berintegritas tinggi.
Mendukung Implementasi Program REDD+
Mendukung penyelarasan intervensi REDD+ dengan target FOLU Net Sink 2030 dan rencana pembangunan nasional (REDD+ Stranas, RPJMN, RPJMD, RAD-GRK).
Memfasilitasi koordinasi antar pemangku kepentingan guna memperkuat pendekatan REDD+, termasuk integrasi dengan inisiatif perhutanan sosial.
Mendukung implementasi safeguards, termasuk FPIC (Free, Prior and Informed Consent) dan pertimbangan GESI dalam kegiatan REDD+.
Mendukung Operasionalisasi NDC dan Sistem MRV
Membantu integrasi target NDC ke dalam perencanaan daerah dan strategi sektoral, khususnya di sektor kehutanan dan tata guna lahan.
Mendukung pengembangan dan penguatan sistem Measurement, Reporting, and Verification (MRV) di tingkat subnasional.
Memfasilitasi pengumpulan, validasi, dan pelaporan data yang selaras dengan sistem nasional (misalnya SRN).
Memberikan masukan teknis untuk pelacakan pengurangan emisi dari intervensi kehutanan, lahan gambut, dan tata guna lahan.
Memperkuat Kesiapan dan Implementasi Pasar Karbon
Mendukung pengembangan dan operasionalisasi mekanisme pasar karbon sesuai kebijakan nasional mengenai Nilai Ekonomi Karbon (NEK) seperti Perpres 110/2026.
Memberikan masukan teknis terkait pengembangan proyek karbon, termasuk penetapan baseline, pemantauan, dan pelaporan.
Memfasilitasi keterlibatan pemangku kepentingan (pemerintah, sektor swasta, masyarakat) untuk mendorong partisipasi dalam pasar karbon yang berintegritas tinggi, termasuk karbon biru (blue carbon) dan solusi berbasis alam (nature-based solutions).
Mendukung identifikasi dan pengembangan potensi proyek karbon dalam skema perhutanan sosial dan REDD+ yurisdiksional.
Mendukung Inisiatif Perhutanan Sosial dan Hutan Adat (MHA)
Memberikan dukungan teknis untuk mempercepat pengakuan dan pengelolaan berkelanjutan kawasan hutan adat.
Mendukung integrasi skema perhutanan sosial ke dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan peluang pasar karbon.
Mendorong pendekatan inklusif yang memastikan partisipasi perempuan, pemuda, dan masyarakat adat dalam tata kelola hutan.
Memperkuat Tata Kelola, Koordinasi, dan Keselarasan Kebijakan
Mendukung koordinasi antara pemangku kepentingan nasional dan daerah guna meningkatkan tata kelola dan keselarasan kebijakan.
Memberikan masukan terhadap pengembangan dan implementasi kebijakan terkait:
REDD+
NDC
Pasar karbon
Perhutanan sosial
Mendukung platform multipemangku kepentingan dan dialog untuk memperkuat kolaborasi serta proses pengambilan keputusan.
Mendukung Pengelolaan Pengetahuan dan Peningkatan Kapasitas
Mengembangkan dan menyebarluaskan produk pengetahuan (panduan, policy brief, lessons learned) terkait REDD+, NDC, dan pasar karbon.
Mendukung penyelenggaraan pelatihan, lokakarya, dan kegiatan pembelajaran bagi pemerintah dan masyarakat.
Berkontribusi dalam dokumentasi dan penyebaran praktik terbaik serta inovasi, termasuk pendekatan berbasis masyarakat.
Mendukung Pelaporan dan Pemantauan Program
Memberikan masukan untuk laporan proyek (triwulanan, semesteran, dan tahunan) sesuai persyaratan UNDP dan mitra pendanaan.
Memantau kemajuan kegiatan serta melaporkan tantangan, risiko, dan langkah mitigasinya.
Mendukung pengumpulan data dan pelaporan indikator proyek, termasuk safeguards lingkungan dan sosial.
Prinsip Kesetaraan dan Inklusi
Pemegang jabatan harus menghindari segala bentuk perilaku diskriminatif, termasuk diskriminasi gender, dan memastikan bahwa:
Hak asasi manusia dan kesetaraan gender menjadi prinsip etika utama dalam setiap tindakan.
Kegiatan dirancang dan dilaksanakan sesuai dengan Standar Sosial dan Lingkungan UNDP.
Keberagaman berdasarkan etnis, usia, orientasi seksual, disabilitas, agama, kelas sosial, dan gender dihormati dalam seluruh kegiatan, termasuk pengelolaan data.
Kebutuhan yang berbeda antara perempuan dan laki-laki dipertimbangkan.
Pendekatan inklusif tercermin dalam seluruh tindakan dan implementasi, termasuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan mudah diakses bagi penyandang disabilitas serta mengatasi hambatan gender dan bahasa.
Pengaturan yang diperlukan untuk mencapai keseimbangan gender dalam komite, rapat, pelatihan, dan kegiatan lainnya diterapkan.
Tugas Lainnya
Melaksanakan tugas lain yang diperlukan untuk mendukung implementasi program secara efektif, sejalan dengan tujuan UNDP Country Programme Document (CPD) Indonesia, khususnya dalam mendorong pembangunan rendah karbon, tangguh terhadap perubahan iklim, dan inklusif.
Melaksanakan tugas lain dalam lingkup fungsi jabatan yang dianggap perlu untuk mendukung efektivitas operasional kantor dan organisasi.