Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagian FAQ ini berisi jawaban atas pertanyaan yang paling sering diajukan oleh pelanggan mengenai produk, layanan, kebijakan, atau penggunaan situs kami. Jika Anda tidak menemukan jawaban yang Anda cari, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Ya, tentu saja! Anda dapat menggunakan fitur "Simpan" (Save) atau "Favorit" (Bookmark) yang tersedia pada setiap halaman lowongan. Pastikan Anda sudah masuk (login) ke akun Anda agar daftar lowongan yang ditandai tersimpan secara permanen di profil Anda dan dapat diakses kapan saja.
Pekerjaan hijau adalah pekerjaan yang berkontribusi untuk melestarikan atau memulihkan lingkungan dan mempromosikan pekerjaan yang layak (Bappenas, 2025)
Pekerjaan hijau mencakup segala bentuk pekerjaan yang mendukung upaya pengurangan emisi karbon, efisiensi penggunaan sumber daya, dan perlindungan ekosistem, yang menjadi inti dari pendekatan ekonomi hijau. Contoh: Sustainability Manager, Petani berbasis organik/regeneratif, Teknisi PLTS, Pemandu Ekowisata, Analis Emisi Karbon, Praktisi ekonomi biru, marine ranger
Peluang pekerjaan hijau sedang dan akan terus bertumbuh, pada peta jalan tenaga kerja hijau (Bappenas, 2025) diproyeksikan tenaga kerja hijau akan bertumbuh hingga sekurang-kurangnya 4,7 juta dari total lapangan kerja saat ini.
Siapapun bisa masuk ke pekerjaan hijau selama bersedia belajar dan membangun kombinasi pengetahuan keberlanjutan, keterampilan teknis, dan soft skills yang relevan
Tantangannya antara lain kesenjangan keterampilan (skill mismatch), minimnya pemahaman perusahaan tentang peluang hijau, dan terbatasnya akses pelatihan berkualitas di banyak daerah
Keterampilan teknis atau sosial yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan yang mendukung pelestarian lingkungan, efisiensi energi, dan transisi ekonomi hijau.
Green skills mencakup keterampilan teknis seperti menyusun laporan berkelanjutan, revitalisasi PLTS, perhitungan karbon, pelaporan dan implementasi ESG, serta keterampilan non-teknis seperti kepemimpinan berkelanjutan, komunikasi keberlanjutan, dan desain berpikir untuk perubahan hijau.
Banyak negara, termasuk Indonesia, sedang mendorong transisi menuju ekonomi hijau, sehingga permintaan tenaga kerja dengan green skills akan meningkat di berbagai sektor, salah satunya pada sektor energi terbarukan.
di Akademi Transisi Energi (instagram @akademitransisienergi / akademi.transisienergi.id), topik pelatihan yang diadakan sesuai dengan kebutuhan green jobs, dan sertifikat pelatihan resmi dapat digunakan untuk meningkatkan value kamu ketika mendaftar pekerjaan.
Ada! kamu bisa bergabung di grup whatsapp di s.id/GrupAkademiTransisiEnergi yang merupakan grup berisikan mereka yang tertarik meningkatkan kemampuan hijau.